Tujuh wilayah di negara bagian Sarawak, Malaysia, mencatat kualitas udara buruk imbas asap kebakaran hutan dan lahan RI.

Wamenlu Anis Matta memperingatkan perang hibrida global dapat mengganggu pasokan energi dan memicu tekanan ekonomi di Asia, termasuk Indonesia.

BPBD Kotim catat 1.394 hektare lahan terbakar dan 6.139 hotspot hingga Agustus 2026. Penanganan karhutla terhambat lokasi jauh dan krisis air.